Urai Kepadatan Lalu Lintas, DPUTR Gresik Gelar Sosialisasi Pengadaan Tanah Jalan Alternatif Kemudi - Betoyo
GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur demi mendukung konektivitas dan mengurai kemacetan. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui agenda Sosialisasi Pengadaan Tanah untuk pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan Desa Kemudi, Kecamatan Duduksampeyan, hingga Desa Betoyokauman, Kecamatan Manyar. Kegiatan ini berlangsung tertib di Aula Balai Desa Betoyokauman pada Kamis (17/09/2026).
Proyek jalan alternatif ini merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Gresik untuk mempermudah akses mobilitas masyarakat, memangkas waktu tempuh, sekaligus menstimulasi pertumbuhan ekonomi di kawasan Manyar dan Duduksampeyan.
Penjelasan Teknis dan Pemetaan Lahan
Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada warga yang lahannya terdampak, sosialisasi ini menghadirkan perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gresik. Tim BPN memberikan pemaparan detail mengenai aspek teknis pemetaan lahan, tata cara pengukuran, hingga prosedur legalitas penataan batas tanah yang masuk dalam rencana plot proyek jalan alternatif tersebut.
Langkah transparan ini diambil agar seluruh warga yang memiliki hak atas tanah mendapatkan kepastian informasi yang akurat mengenai luas dan posisi lahan yang akan dibebaskan.
Mitigasi Konflik dan Pengawalan Hukum
Pemerintah Kabupaten Gresik juga memastikan bahwa hak-hak masyarakat akan dilindungi secara hukum selama proses pengadaan tanah berlangsung. Hadir dalam acara ini perwakilan dari Kejaksaan Negeri Gresik. Pihak Kejaksaan menegaskan peran mereka sebagai fasilitator yang bertugas menengahi, memberikan edukasi hukum, serta menyelesaikan potensi konflik atau sengketa yang mungkin timbul di kemudian hari secara musyawarah dan mufakat.
Sinergi Pemerintah Daerah dan Desa
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri langsung oleh perwakilan Pemerintah Kecamatan Manyar, serta jajaran aparatur dari Pemerintah Desa Betoyokauman dan Pemerintah Desa Betoyoguci. Kehadiran dua pemerintah desa tetangga ini menjadi bukti sinergi yang kuat, mengingat jalur alternatif tersebut nantinya akan melintasi dan berdampak positif bagi perkembangan wilayah setempat.
Kepala Desa Betoyokauman menyambut baik program pemkab ini dan berharap proyek jalan alternatif Kemudi - Betoyokauman dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti. Warga yang hadir pun diberikan ruang seluas-luasnya untuk melakukan tanya jawab secara interaktif guna menyamakan persepsi demi suksesnya pembangunan infastruktur di Kabupaten Gresik.